Tips makeup selebriti menjadi perhatian dalam kabar terbaru ini. Thazzia Falek memperagakan serangkaian teknik rias profesional yang mudah ditiru pada acara peluncuran YSL Lovenude Lip Blusher di Look At Me, SM Aura Premier, Taguig City. Para tamu menyaksikan bagaimana penempatan produk yang teliti dan blending strategis dapat langsung mengangkat tampilan wajah.

Selain memperkenalkan produk baru, celebrity makeup artist itu juga menunjukkan penggunaan beberapa shade pada model Lake Cabrias, diterapkan di bibir sekaligus pipi. Hasilnya memperlihatkan bagaimana formula baru dapat dipakai sebagai tint ringan atau dilayer untuk intensitas lebih tinggi.
Produk dan formula yang diperkenalkan
Produk yang menjadi fokus adalah YSL Lovenude Lip Blusher, diklaim sebagai formula hybrid matte pertama dari merek tersebut. Koleksi ini mengombinasikan hasil soft-focus ala matte dengan kenyamanan balmy, terdiri dari 84 percent balm base yang diperkaya dengan three percent Pro-Xylane untuk warna yang dapat dibangun sekaligus membantu bibir tampak lebih halus dan penuh secara alami. Ia tersedia dalam 10 nude shades dan bisa dipakai tipis sebagai sheer tint atau ditumpuk untuk warna yang lebih pekat.
Ringkasan 10 teknik dari Thazzia Falek
- Persiapan kulit: Thazzia menekankan pentingnya perawatan kulit sebelum rias. Ia mengaplikasikan Touche Éclat Blur Primer sebelum fondasi. “Skin prep is really, really important.” Kulit yang terhidrasi membuat produk melebur lebih baik dan tahan lebih lama.
- Ganti hitam dengan cokelat: Untuk smokey eye yang lembut, ia merekomendasikan eyeliner cokelat seperti Lines Liberated 24h Waterproof Eyeliner in Deconstructed Brown, diaplikasikan rapat ke garis bulu mata dan langsung dibaurkan agar tampak natural.
- Blending ke atas: Saat menunjukkan teknik smudging, Thazzia memberi aturan penting: “Whenever you smudge, it has to be upwards.” Gerakan naik memberi ilusi mata yang terangkat.
- Kunci eyeliner dengan eyeshadow: Setelah menggambar liner, ia menekan warna tergelap dari Couture Mini Clutch in Exotic Mirage 310 di atasnya untuk melembutkan garis, memperdalam warna, dan membuat liner lebih tahan.
- Manfaatkan jari: Tidak semua langkah membutuhkan brush. Thazzia kerap menggunakan ujung jari untuk menekan shimmer di kelopak dan membaurkan produk krim; suhu jari membantu produk menyatu dengan lebih alami.
- Layer cream di atas powder: Mitos bahwa krim tidak boleh dipakai setelah meng-set wajah ditepis. Menumpuk krim di atas powder justru memberi dimensi dan hasil yang lebih segar.
- Blush berlapis untuk dimensi: Ia mulai dengan Make Me Blush 24H Buildable Blurring Powder Blush in 42 Babydoll Pink pada titik tinggi pipi, lalu menambahkan Lovenude Lip Blusher shade 44 Nude Lavallière untuk hasil dewy. Shade 04 Red Handed memberi kehangatan di bagian luar pipi, sedangkan shade 06 (Naughty Pink) ditepuk pada punggung tangan lalu di-tap pada sisi hidung untuk efek sun-kissed.
- Fondasi selektif: Alih-alih menutupi seluruh wajah dengan satu warna, Thazzia menggunakan shade lebih terang di pusat wajah dan sedikit lebih gelap di sekeliling untuk sculpting lembut, sekaligus mengurangi produk pada garis senyum agar tidak cepat berkerut.
- Gunakan dua shade lip tanpa lip liner: Dalam trik ombré, ia menggunakan shade 06 (Naughty Pink) untuk sedikit melining dan overline, lalu shade 44 (Nude Lavallière) di tengah, dibaurkan pakai brush. Untuk sentuhan akhir, shade 04 (Red Handed) ditepuk di pusat bibir dengan jari manis untuk dimensi ekstra dan menyelaraskan rona pipi.
- Riasan harus menyenangkan: Thazzia menutup sesi dengan pengingat bahwa rias adalah soal bereksperimen dan personal. “Confidence is the finishing touch.” Ia mendorong mencampur teknik seperti smoky eye dengan bibir tegas atau menggunakan lipstick di area lain untuk tampilan yang membuat percaya diri.
Penerapan praktis di rumah
Demonstrasi Thazzia menunjukkan bahwa banyak teknik pro bisa dilakukan dengan alat sederhana—jari, kuas dasar, dan pemilihan warna yang tepat. Kunci utama tetap pada persiapan kulit, blending yang terarah, serta berani bereksperimen dengan layering krim dan powder untuk mendapatkan tekstur serta dimensi yang diinginkan.
Dalam pertunjukan menggunakan model Lake Cabrias, teknik tersebut memperjelas bagaimana satu produk seperti Lovenude Lip Blusher bisa multifungsi, dipakai di bibir maupun pipi untuk tampilan yang kohesif dan natural.

