Perdana Menteri Narendra Modi mengajak pengguna media sosial membuat video “Get Ready With Me” (GRWM) yang menampilkan handloom India untuk memperingati National Handloom Day. Ajakan itu disampaikan lewat caption video yang meminta masyarakat membagikan produk tenun favorit mereka dan menyertakan tagar #NationalHandloomDay.
Modi menulis, “Let’s make India’s handloom diversity popular. Share your videos with your favourite handloom products, including GRWM videos. Don’t forget to use #NationalHandloomDay,” sebagai bagian dari pesan untuk menggugah minat lebih luas terhadap produk tenun tradisional India.
Dari format selfie ke bahasa kreator
Langkah ini melanjutkan tren komunikasi digital yang lebih santai dari kantor pemerintahan. Beberapa video singkat bergaya selfie yang diunggah sebelumnya telah memicu percakapan anak muda di platform tersebut, termasuk permintaan dan reaksi komentar seperti “Nice outfit Modi ji” dan “GRWM video is here”.
Alih-alih menampilkan video GRWM konvensional — format di mana kreator biasanya merekam proses berpakaian — Modi memilih untuk mengajak publik membuat konten sendiri yang menonjolkan keberagaman produk handloom. Pilihan bahasa dan format ini menunjukkan upaya mengadopsi kosa kata dan gaya visual yang umum di kalangan kreator mode, kecantikan, dan gaya hidup.
Pesan untuk pengrajin dan penggemar tenun
Dalam video, Modi mendorong masyarakat merayakan National Handloom Day dengan semangat serupa ketika merayakan Friendship Day. Ia menekankan bahwa partisipasi publik lewat pembelian dan pembagian video produk tenun dapat memperluas jangkauan pasar sekaligus mendukung keluarga dan para perajin yang menggantungkan hidup pada sektor itu.
Video tersebut juga mengaitkan observasi Hari Tenun Nasional dengan gerakan Swadeshi. 7 Agustus dipilih karena Swadeshi Movement diluncurkan pada tanggal yang sama pada 1905 dengan fokus pada produk dan produksi lokal.
Perluasan komunikasi pemerintahan ke platform muda
Perubahan format komunikasi tidak terbatas pada akun pribadi Perdana Menteri. Kementerian Luar Negeri (Ministry of External Affairs/MEA) meluncurkan akun resmi di Snapchat, menandai langkah memperluas jangkauan ke platform yang populer di kalangan pengguna muda.
MEA spokesperson Randhir Jaiswal mengumumkan kehadiran kementerian di Snapchat melalui unggahan di X: “We’re now on Snapchat! Add us and stay connected for exclusive stories, updates, engaging content and more. Let’s Snap!”
Peralihan gaya komunikasi ini mengikuti arahan agar pejabat kabinet lebih aktif menggunakan fitur interaktif seperti reels di Instagram dan format pendek lainnya, bukan semata memublikasikan pembaruan program pemerintah. Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah kementerian dan pejabat memang mulai merilis klip-klip yang lebih ringan dan sedikit diedit untuk menjangkau audiens muda.
Gabungan ajakan membuat GRWM bertema handloom dan pembukaan kanal baru di Snapchat menunjukkan bagaimana strategi komunikasi pemerintah semakin mengadopsi platform, format, dan gaya bahasa yang sehari-hari digunakan generasi muda di media sosial.
